To Top

Berita Stranas PK

Aksi Pencegahan Korupsi 2019-2020

  • Home
  • Berita
  • Capaian Implementasi NDR pada Triwulan VI

Salah satu komponen yang selalu digunakan dalam penyusunan asumsi dasar ekonomi makro dalam kerangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belan- ja Negara (APBN) adalah inforrmasi/data tentang lifting minyak dan gas (Migas).

Permasalahanya, hingga kini belum ada sebuah metodologi yang dapat menjamin kepastian hasil perhitun- gan tentang volume mulai proses ekplorasi, distribusi hingga penjualan karena ada selalu ada pengurangan volume (secara alamiah) dari tahap awal hingga tahap penjualan. Selain masih adanya ketidakpastian (uncertainty) mengenai total volume yang dinyatakan ke publik.

Oleh karenanya, menggunakan pendekatan Quantity Asssurance (QA), aksi ini diharapkan dapat memberi kepastian tentang ketersediaan data cadangan minyak dan gas untuk proses produksi maupun penetapan asumsi dasar tentang lifting minyak dan gasaksi ini diharapkan.

Capaian dan Kendala

  • Sesuai desain awal, mulai B15-B21 tidak ada lagi target di KemenESDM karena fokus aksi sudah berpindah ke SKK Migas melalui ujicoba penerapan Quantity Assurance dalam pengelolaan NDR Migas
  • Terkait dengan pelaksanaan uji coba penerapan Quantity Assurance (QA), pada awalnya, metode pelak- sanaan uji coba QA di KKKS dilaksanakan melalui 3 tahap:
    • Sosialisasi QA kepada para calon Assesor SKK Migas dan Stakeholder
    • Manajemen Proyek dan Control Test yang dilaksanakan di Kantor Pusat KKKS
    • Substantif Test yang dilakukan di Lapangan Operasi KKKS coba QA di KKKS
  • Namun, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan di tengah wabah pandemi COVID-19, maka pelaksanaan uji coba dilaksanakan dengan metode Konferensi Jarak Jauh menggunakan teknologi video conference. Pelaksanaan Uji Coba QA diselenggarakan pada KKKS PT Pertamina EP melalui SKK melalui surat Sekretaris SKK Migas No.SRT-0147/SKKMC0000/2020/S1 tanggal 11 Juni 2020 dimana saat ini proses Uji coba tersebut sedang berlangsung
  • Sejalan dengan perubahan desain yang disepakati pada bulan Mei 2020 maka cakupan uji coba yang sedianya meliputi penerapan Maturity Level 1-3 disepakati hanya sampai pada Maturity Level 2   Salah satu tantangan yang dihadapi adalah bahwa grup Pertamina Hulu Energi (PHE) masih memper- tanyakan perihal Confidentiality Agreement terkait data-data yang digunakan selama masa uji coba ini. Atas pertanyaan tersebut, telah disampaikan bahwa semua data-data selama masa uji coba ini tidak dapat digunakan untuk publikasi baik oleh SKK Migas maupun oleh Stranas PK namun inisiatif penera- pan QA dapat diberitakan. Oleh karena itu dibutuhkan komitmen seluruh pimpinan di internal PHE Holding maupun di beberapa area produksi yang akan menjadi lokus uji coba penerapan QA
  • Secara khusus, SKK Migas telah melakukan pendekatan langsung ke 3(tiga) area produksi dalam grup Pertamina HE untuk mempersiapkan diri sebagai lokus uji coba penerapan QA

K/L/D Penanggung Jawab

  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  • Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)