To Top

Berita Stranas PK

Aksi Pencegahan Korupsi 2019-2020

  • Home
  • Berita
  • Capaian Penetapan Kawasan Hutan pada Triwulan VI

Ketidakpastian areal kawasan hutan merupakan salah satu yang dapat menghambat laju investasi, pemban- gunan infrastruktur dan efektifitas tata kelola hutan itu sendiri, seperti rehabilitasi lahan dan perlindungan daerah tangkapan air. Pun akan menjadi sumber utama konflik tenurial antar berbagai pihak.

Capaian dan Kendala

  • Aksi ini diharapkan dapat memberi kepastian hukum mengenai fungsi suatu kawasan hutan sehingga terhin- dar dari konflik tenurial.
    • Secara umum, progres pelaksanaan sub-aksi PKH mengalami beberapa kemajuan walaupun beberapa target mengalami pelambatan. Berikut beberapa informasi capaian dan kendala yang dapat disampaikan:
    • Draft final Revisi Permen PKH telah selesai sejak periode lalu namun untuk diundangkan, harus menunggu pengesahan RUU Cipta Kerja, sebagaimana arahan Menteri LHK
      Pelaksanaan Penataan Batas Kawasan Hutan dari target di triwulan VI (B18) sepanjang minimal
      10.000 Km, namun progresnya masih sama dengan capaian pada triwulan V (B15), yakni baru terealisasi 2441,7 km
    • Untuk pelaksanaan Penetapan Kawasan Hutan dengan target di triwulan VI (B18) seluas minimal
      50.000 ha. Saat ini telah terealisasi 72.240,54 Ha.
    • Sementara target Penetapan Kawasan Hutan pada periode B18 seluas 4.000.000 Ha, namun realisasinya adalah sebanyak 11 SK penetapan dengan luas 89.652,71 ha
    • Grand Total capaian PKH seluruh kawasan sampai periode B18 adalah 70,27% atau seluas 88.410.371 Ha dari Total kawasan hutan 125.817.022 Ha
  • Seluruh kegiatan tata batas di daerah target menjadi terhambat karena adanya pembatasan (social distancing) COVID19.

K/L/D Penanggung Jawab:
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan